Minggu, 10 April 2011

Hukum Permintaan, Hukum Penawaran dan Equilibrium


TUGAS 2

PT. KONVEKSI JAYA

Hukum Permintaan


Harga

Jumlah yang diminta

50000

200

40000

400

30000

600

20000

800

10000

1000
















Hukum Penawaran


Harga

Jumlah yang ditawarkan

50000

1000

40000

800

30000

600

20000

400

10000

200















Equilibrium


Persamaan : Qd = 800-18p dan Qs=-20+2p

Qd=Qs

800-18p = -20+2p

820 = 20p

p = 41

Qd = 800-18p Qs = -20+2p

= 800-18(41) = -20+2(41)

= 800-738 = 62 = -20+82 = 62




Kamis, 07 April 2011

Selasa, 05 April 2011

Ciputra Merasa Sial Tak Berpikir Selama 7 jam



Jakarta - Pemilik Ciputra Grup, Ciputra mengaku menit dalam menit hidupnya selalu dihabiskan untuk berpikir. Saking selalu berpikir, Ciputra mengaku merasa sial ketika tidur selama 7 jam karena tidak berpikir sama sekali.

Hal tersebut disampaikan oleh Ciputra dalam acara "Young Developer Forum Meet Ciputra," di Balai Kartini, Jalan Gatot Soebroto, Jakarta, Rabu (9/3/2011).

"Saya di malam hari hanya bisa tidur 1 1/2 jam, dan bangun 5 kali. Dan selama tidurpun saya berpikir," katanya.

Ciputra mengakui, sangat bersyukur jika ia bisa terlelap sepanjang 7 jam. Namun disisi lain justru dengan melewatkan 7 jam tanpa berpikir, Ciputra merasa sial.

"Betapa sialnya saya tidak bisa berpikir dalam 7 jam," tuturnya.

Ia menambahkan, selama ini Indonesia masih membutuhkan banyak enterpreneur untuk membangun bangsa. Ini penting, karena keluarnya negara dari krisis ekonomi hanya dapat dilakukan oleh para pengusaha.

"Sebagai enterpreneur, haruslah menawarkan sesuatu yang baru. Kalau hanya mencontoh, pasti tidak akan laku," tambah pria kelahiran Parigi, Sulawesi Tengah, 24 Agustus 1931.

Ciputra Grup dalam membangun, selalu mengacu pada dua hal, yaitu menciptakan perubahan dramatis dan kreatif. Kedua, ada multifikasi nilai.

Kalau kreatif didasarkan hanya penilaian pribadi tanpa ada pengakuan dari orang lain, itu belum selesai. Sementara multifikasi nilai, tidak melulu modal. Namun gagasan kreatif hingga modal akan menghampiri Anda.

From source : http://www.detikfinance.com/read/2011/03/09/121502/1587693/68/ciputra-merasa-sial-tak-berpikir-selama-7-jam

Tak Sigap Atasi Kebakaran Kilang, DPR Panggil Pertamina




Jakarta - Komisi VII DPR Akan memanggi Pertamina dan pemerintah terkait kejadian terbakarnya tiga tangki di kilang Cilacap. DPR menilai Pertamina kurang sigap dalam menangani kebakaran tersebut.

"Pertamina perlu meningkatkan standar keamanan dan keselamatan operasi untuk menghindari kecelakaan-kecelakaan seperti ini," ujar Ketua Komisi VII Teuku Riefky Harsya dalam jumpa pers bersama beberapa anggota Komisi VII di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (4/4/2011).

Selain itu, Riefky juga mengharapkan agar pemadaman dapat cepat dilakukan agar dampak tak meluas. "Sekalipun dampak kebakaran tersebut bagi ketersediaan BBM di dalam negeri tidak terlalu signifikan, namun tetap harus dilakukan investigasi secara menyeluruh terhadap penyebab kebakaran tersebut," imbuh Riefky.

Di tempat yang sama, Wakil Ketua Komisi VII DPR Effendi Simbolon juga menyoroti soal SOP (Standard Operating Prosedure) Pertamina.

"Dari info yang ada, dugaan penyebabnya adalah akibat korslet listrik dan sejauh mana itu kami tidak ingin menduganya. Yang menjadi sorotan kami adalah SOP. Bagaimana SOP dari kilang itu sendiri, dan SOP terhadap kejadian seperti itu," kata Wakil Ketua Komisi VII Effendi Simbolon dalam jumpa pers bersama beberapa anggota Komisi VII di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (4/4/2011).

Effendi mengatakan pihaknya akan memanggil pemerintah serta pihak Pertamina atas kejadian terbakarnya tiga tangki tersebut. "Itu akan berdampak pada operasi dan suplai BBM di Indonesia dan Jawa," ucapnya.

"Secara kasat mata, saya prihatin, ini kurang profesional menangani kebakaran pertama di tangki. Sebab lebih dari 20 jam terbakar dan semula kita pikir api dapat segera dilokalisir," kata Effendi.

"Kita tahu, bahwa ada riwayat berapa kali kebakaran di Cilacap dan kalau di tangki kami lihat sejak terjadinya kebakaran, itu jauh dari SOP," tambahnya.

Di tempat yang sama Anggota Komisi VII DPR Dito Ganinduto yang turut hadir dalam konferensi pers tersebut juga menyampaikan menyayangkan adanya tiga tangki yang terbakar di Kilang Pertamina. "Yang disayangkan itu bisa sampai tiga tangki yang terbakar dan 2x24 jam belum teratasi dan refinery (kilang) itu harus sudah ada SOP-nya," tandas Dito.

Sementara Anggota Komisi VII Alimin Abdullah prihatin karena dalam waktu 2 hari kebakaran di tangki kilang belum juga teratasi. Ini memperlihatkan ketidaksiapan Pertamina menangani kebakaran tersebut

Menurut Alimin, Pertamina perlu diperbaiki dari segi SOP sehingga siap menangani kebakaran yang terjadi.

"Kita ingin panggil (pemerintah dan Pertamina), apa pelajaran yang mereka dapatkan dari ini semua," tukasnya.

From source : http://www.detikfinance.com/read/2011/04/04/155433/1608260/1034/tak-sigap-atasi-kebakaran-kilang-dpr-panggil-pertamina

Harga Minyak Dekati US$ 120



London - Harga minyak mentah dunia kembali melonjak mendekati level US$ 120 per barel, atau di titik tertingginya dalam 2,5 tahun terakhir. Sentimennya masih dari data tenaga kerja AS yang semakin membaik.

Pada perdagangan Senin (4/4/2011) di pasar London, minyak Brent pengiriman Mei tercatat naik 61 sen menjadi US$ 119,31 per barel, setelah sempat menembus US$ 119,75 per barel. Sementara minyak light sweet pengiriman Mei juga menyentuh level US$ 108,78 per barel, yang merupakan level tertinggi sejak September 2008.

Data yang dirilis Departemen Tenaga Kerja AS menunjukkan terciptanya 200.000 lapangan kerja, sehingga angka pengangguran AS selama Maret turun menjadi 8,8%.

"Saya akan mengatakan turunnya tingkat pengangguran tidak diperkirakan pasar sehingga mungkin memberikan sedikit kenaikan harga minyak," ujar Ben Westmore, ekonom mineral dan energi untuk National Australia Bank seperti dikutip dari AFP.

Westmoer mengatakan, pialang dalam beberapa sesi terakhir telah memperhitungkan gangguan suplai konflik di Libya, namun ia mengingatkan harga bisa naik lagi jika konflik menyebar ke negara lain.

"Yang penting ke depan adalah setiap berita tentang menyebarnya konflik ke negara lain. Hal itu akan menjadi hal yang belum direfleksikan dalam harga dan bisa menyebabkan harga naik lagi," imbuhnya.

Kuwait sebelumnya mengatakan, harga minyak terlalu tinggi karena kekacauan di Timur Tengah dan juga bencana di Jepang. Harga minyak yang 'normal' adalah di level US$ 90-100 per barel.

"Meskipun kami menikmati tingginya harga minyak, kami ingin melihat harga yang lebih rendah... Kami ingin melihat harga minyak yang normal," ujar CEO Kuwait Petroleum Corp. Faruq al-Zanki.

From source : http://www.detikfinance.com/read/2011/04/04/192516/1608467/1034/harga-minyak-dekati-us--120

bookmark

Share |

Entry Popular