Tampilkan postingan dengan label Sejarah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sejarah. Tampilkan semua postingan

Selasa, 01 Maret 2011

Menemukan Situs Purbakala lewat Google Earth


ARKEOLOG University of Western yang bernama David Kennedy di Australia mengidentifikasi sedikitnya ada 2.000 situs purbakala yang merupakan tempat potensial dan sangat penting di Arab Saudi, yang uniknya situs purbakala itu ditemukannya tanpa langsung mengunjungi Negara tersebut, tapi hanya lewat Google Earth. Peneliti itu mengaku awalnya dia memanfaatkan pemetaan satelit Google Earth untuk menentukan 1.977 situs Arkeologi potensial, termasuk di antaranya 1.082 batu berbentuk tetesan air mata. “Dia mengatakan belum pernah pergi ke Arab Saudi. Itu adalah Negara yang sulit ditembus,” ujar Kennedy seperti ditulis Telegraph.co.uk.

Kennedy menyebutkan, ia telah mem-verifikasi gambar-gambar yang ditemukannya dengan meminta temannya yang bekerja di Negara kerajaan itu untuk mengambil gambar lokasi yang dimaksud. Sayangnya hanya beberapa Arkeolog yang bisa mendapatkan akses masuk ke Arab Saudi. Di kalangan Arkeolog, Negara Arab Saudi tersebut kurang bersahabat dengan disiplin ilmu tersebut.

Pada 1994, Dewan Ulama Arab Saudi bahkan dilaporkan mengeluarkan Dekrit yang menyatakan pelestarian situs bersejarah dikhawatirkan bisa mengarahkan pada Politeisme dan peyembah berhala, dan kedua praktik itu bisa mendapatkan hukuman mati berdasarkan hukum berlaku di Negara tersebut.

Namun dalam beberapa tahun terakhir, Arab Saudi melunak. Mereka memperbolehkan Arkeolog menggali beberapa situs, termasuk diantaranya reruntuhan bersejarah bernama But Maidan Saleh. Walaupun begitu, untuk mengakses ke situs-situs lain yang terkait dengan dunia Arkeologi tidak dimungkiri memang masih sangat dibatasi.


KEBUDAYAAN HINDU DAN BUDHA


Pada ke-3 dan ke-4 agama Hindu masuk ke Indonesia, khususnya ke Pulau Jawa. Perpaduan antara kebudayaan setempat dengan kebudayaan Hindu yang berasal dari India itu berlangsung ketentraman. Sekitar abad ke-5, ajaran Budha masuk ke Indonesia, khususnya ke Pulau Jawa. Agama/ajaran Budha dapat dikatakan terpandangan lebih maju dari pada Hindu, sebab Budha tidak membedakan adanya kasta-kasta dalam masyarakat dan lingkungannya.

Walaupun berbeda ajarannya kedua Agama itu menyebarluaskan dakwah khususnya di Pulau Jawa yang tumbuh dan berkembang secara damai dan sejahtera. Baik penganut Hindu maupun Budha melahirkan karya-karya budaya yang bernilai tinggi dalam seni bangunan/arsitektur, seni pahat, seni ukir maupun seni sastra, seperti tercermin dalam bangunan/arsitektur, relief-relief yang diabadikan dalam candi-candi di Jawa Tengah ataupun di Jawa Timur.

Candi-­candi yang dimaksud diantaranya Candi Borobudur, Candi Mendut, Candi Prambanan, Candi Kalasan (Jawa Tengah). Candi Badut, Candi Kidal, Candi Jago, Candi Singosari dan lain-lain khususnya di pulau JAWA. Candi Borobudur adalah candi Budha terbesar dan termegah di Asia Tenggara, bahkan tercatat sebagai salah satu bangunan kuno, yang termasuk dalam 10 besar keajaiban dunia.



bookmark

Share |

Entry Popular