Minggu, 07 Oktober 2012

Perkembangan dan Tren Kedepan Telematika











A.   Pengertian Telematika

Telematika ? banyak masyarakat yang menanyakan apa itu “telematika”. Dilihat dari sudut pandang masyarakat “awam” telematika mengingatkan pada tokoh Roy Suryo sebagai ahli telematika, ya Roy Suryo seorang ahli telematika yang berkecimbung di dunia maya atau kata lainnya cyberspace. Dengan adanya bapak Roy Suryo dapat mengangkat telematika di lingkungan masyarakat, apa itu telematika yang sebenarnya pada teknologi informasi cyberspace. Seandainya saya bertemu dengan Bapak Roy Suryo, pastinya saya ingin menanyakan arti dari telematika itu sendiri karena yang saya dapat informasi tentang arti telematika menjadi disparitas definisi dari setiap kalangan.

Banyak kalangan dan praktisi yang menjadi disparitas tentang arti sebenarnya dari “telematika”, menurut Simon Nora dan Alain Minc dalam bukunya L'informatisation de la Societe diterjemahkan dalam bahasa perancis dengan telematique merupakan gabungan dua kata telekomunikasi dan informatika. Pengertian Telematika sendiri lebih mengacu kepada industri yang berhubungan dengan penggunaan komputer dalam sistem telekomunikasi. Yang termasuk telematika ini adalah layanan dial up ke Internet maupun semua jenis jaringan yang didasarkan pada sistem telekomunikasi untuk mengirimkan data.

Menurut Kerangka Kebijakan Pengembangan dan Pendayagunaan Telematika di Indonesia, disebutkan bahwa teknologi telematika merupakan singkatan dari teknologi komunikasi, media, dan informatika. Senada dengan pendapat pemerintah, telematika diartikan sebagai singkatan dari tele = telekomunikasi, ma = multimedia, dan tika = informatika.

Menurut saya, telematika adalah Telekomunikasi Multimedia dan Informatika pada Teknologi pemrosesan data secara elektronik yang telah menghasilkan jarak geografis pada jarak yang ditentukan untuk menghasilkan proses komunikasi dan pertukaran informasi.

B.   Perkembangan Kedepan Telematika

Telematika menjadi tren di cyberspace yang menyebarkan sebuah Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) baik secara formal maupun informal, legal maupun ilegal artinya setiap informasi yang berada cyberspace tidak semua mengandung nilai positif saja karena setiap informasi pasti ada nilai negatifnya jadi menurut saya secara pribadi informasi harus di filterisasi sedemikian rupa agar dapat memilih informasi baik dan benar. Sisi positifnya pada pertukaran informasi dan komunikasi antara kedua belah pihak yang mendapatkan mutualisme yang baik terhadap user yang mendapatkan informasi dan created yang memberikan informasi yang sudah terfilterisasi. Sisi negatif pada penyebaran informasi dan komunikasi yang tidak terfilterisasi, ilegal dan tidak berbadan hukum yang jelas. Menurut saya, untuk mendapatkan dan memberikan informasi diharapkan yang positif karena ini berlangsung sama perkembangan telematika terhadap masyarakat.

Pada tahun 80’an, mendatangkan televisi TVRI (Televisi Republik Indonesia) yang menyajikan dialog interaktif antara Presiden Suharto di Jakarta dengan para petani di luar jakarta, bahkan di luar pulau Jawa. Perkembangan telematika sangat pesat khususnya di Indonesia yang telah mengalami kemajuan di bidang (TIK) Teknologi Informasi dan Komunikasi di tahun 90’an yaitu internet dengan Internet Service Provider (ISP) pertama di Indonesia adalah IPTEKnet dan ISP komersial pertama adalah INDOnet. Pada tahun 1995 telah mengalami keterbukaan informasi yang mendorong dibidang politik dan bisnis. Hal ini juga didukung dengan hadirnya televisi swasta nasional, seperti RCTI (Rajawali Citra Televisi) dan SCTV (Surya Citra Televisi). Dengan adanya perkembangan ini, teknologi telematika, seperti komputer, internet, pager, handphone, siaran radio dan televisi internasional mulai dikenal oleh masyarakat Indonesia.

Sebelum masa Reformasi dengan adanya gejolak politik dan krisis moneter, Indonesia mengalami kerusuhan yang mendalam secara signifikan terhadap politik dan krisis moneter. Dengan adanya masalah krisis yang signifikan, ini menjadi tantangan telematika di Indonesia, disaat reformasi maka adanya demokrasi kebebasan rakyat untuk beraspirasi. Stasiun televisi informasi yang mengandung demokrasi yakni Metro Tv yang mengantarkan rakyat berkomunikasi dengan pemerintah.

Pada dasarnya Stasiun Televisi mempunyai visi-misi Telekomunikasi untuk (TIK) Teknologi Informasi dan Komunikasi di Indonesia yang mengembangkan telematika untuk menjembatani antara rakyat dan pemerintahan baik itu informasi maupun komunikasi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

bookmark

Share |

Entry Popular