Minggu, 17 Oktober 2010

Korsel Latihan Perang dengan 3 Negara

Korea Selatan memulai manuver latihan maritimnya bersama AS, Australia dan Jepang sebagai usaha memblokade perdagangan senjata penghancur massl atau disebut senjata Nuklir secara Ilegal ke negara-negara seperti Korea Utara dan Iran. Aktivitas Korsel ini mungkin saja dapat memicu amarah Korut. Manuver maritim Korsel hanya dilakukan satu hari, menandai partisipasi Korsel dalam inisiatif Keamanan Proliferasi.


Korut sebelumnya pernah memperingatkan bahwa mereka akan menganggap partisipasi Seoul dalam program tersebut sebagai deklarasi perang. Korut kerap kali mengeluarkan pernyataan setiap Korsel akan melakukan latihan militer bersama AS. Menurut Departemen Pertahanan Korsel, manuver kali ini melibatkan 10 kapal perang dan sejumlah helikopter di perairan Internasional diantara Korsel dan Jepang. Kapal-kapal tersebut datang sehari setelah Seoul menjadi tuan rumah.


Hubungan Korsel-Korut belum lagi membaik setelah Korsel menuduh Korut menenggelamkan kapal perangnya di perairan Korea Maret lalu. Peristiwa itu kembali menghambat pembicaraan penghentian aktivitas nuklir tahun lalu. Sampai saat ini Korut-Korsel masih berselisih dalam masalah tenggelamnya kapal perang Korsel dan senjata Nuklir tersebut.

Happy Salma Gelar Upacara

Setelah menikmati upacara adat Bali dalam pesta pernikahan dengan Tjok Bagus di Puri Sareng Kauh Ubud, Bali. Minggu, 3 Oktober lalu. Happy Salma juga akan menggelar upacara Adat Sunda di Sukabumi, Jawa Barat. Di daerah kelahirannya Happy Salma mengatakan upacaranya mudah-mudahan sukses dan tidak ada halangan , sehingga rencana upacara Adat Sunda itu bisa dilangsungkan pada 16 Oktober. Pelaksanaan upacara Adat Sunda itu sengaja dilakukan Happy Salma sebagai bukti kecintaannya akan nilai-nilai seni dan budaya Tradisional. Sebagai salah satu seorang dari generasi muda, Happy Salma merasa punya tanggung jawab moral untuk melestarikan nilai-nilai Seni Budaya.

Dalam beberapa tulisan cerita pendek yang dia buat, pembaca juga bisa tahu betapa dia menjunjung tinggi nilai-nilai Seni Budaya Tradisional. Kebetulan suaminya sudah memperlihatkan seni Budaya Bali saat resepsi nikahnya. Sekarang waktunya Happy Salma mengenalkan suaminya dengan nilai-nilai seni tradisi Sunda yang hidup di Sukabumi.

Seperti halnya dalam resepsi pernikahan di Bali, 3 Oktober lalu, yang ketika itu Happy dan Tjok mengundang rekan-rekan artis senior, maka pada acara 16 Oktober di Sukabumi pun, Happy Salma akan mengundang lebih banyak tamu, rekan-rekan artis dan wartawan menghadiri acara itu. Upacara Adat yang akan digelar Happy Salma di Sukabumi, diantara lain, prosesi injak telur dan saweran. Itu semua adalah simbol-simbol universal dan kita harus bisa menghargainya.

Andien Bertahan di musik Jazz


Mempertahankan kesetiaan bertahan di salah satu jalur musik, agaknya relatif sulit sekarang ini karena banyak godaan yang membujuk para artis keluar dari kesetiaannya itu. Hal itu juga diialami penyanyi Jazz Andien. Dengan usinya yang masih muda, vokal bagus, jumlah penggemar yang menyebar membuat produser musik membujuknya melanturkan musik-musik pop.

Pekan lalu, sesuai melantunkan lagu-lagu Jazz di sebuah tempat di Jakarta, penyanyi kelahiran 25 Agustus 1985 ini kembali dibujuk seorang produser agar mau ikutan gabung dalam rencana peluncuran album pop tapi Andien menolak tawarannya karena masih ingin eksis di panggung dunia Jazz. Andien mengaku, kesetiaannya menekuni musik Jazz sudah dilakukan sejak usia dini. Sejak mengenali musik Jazz di usia 3 tahun dan baru serius mengikuti pendidikan musik Jazz di usia 6 tahun bersama pembimbingnya Elfa Secioria.

Selain membukukan album Jazz sebanyak 3 edisi, Andien juga sering diikutkan dalam sejumlah festival Jazz. Andien juga pernah ditawari main film musik tapi Andien menolak semata-mata karena Andien merasa belum saatnya keluar dari kesetian musik Jazz.

Sabtu, 09 Oktober 2010

BAB II CIRI-CIRI, UNSUR DAN TEORI ORGANISASI

Ciri-ciri organisasi sosial
Menurut Berelson dan Steiner(1964:55) sebuah organisasi memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
1. Formalitas, merupakan ciri organisasi sosial yang menunjuk kepada adanya perumusan tertulis daripada peratutan-peraturan, ketetapan-ketetapan, prosedur, kebijaksanaan, tujuan, strategi, dan seterusnya.
2. Hierarkhi, merupakan ciri organisasi yang menunjuk pada adanya suatu pola kekuasaan dan wewenang yang berbentuk piramida, artinya ada orang-orang tertentu yang memiliki kedudukan dan kekuasaan serta wewenang yang lebih tinggi daripada anggota biasa pada organisasi tersebut.
3. Besarnya dan Kompleksnya, dalam hal ini pada umumnya organisasi sosial memiliki banyak anggota sehingga hubungan sosial antar anggota adalah tidak langsung (impersonal), gejala ini biasanya dikenal dengan gejala “birokrasi”.
4. Lamanya (duration), menunjuk pada diri bahwa eksistensi suatu organisasi lebih lama daripada keanggotaan orang-orang dalam organisasi itu.
Ada juga yang menyatakan bahwa organisasi sosial, memiliki beberapa ciri lain yang behubungan dengan keberadaan organisasi itu. Diantaranya ádalah:
1. Rumusan batas-batas operasionalnya(organisasi) jelas. Seperti yang telah dibicarakan diatas, organisasi akan mengutamakan pencapaian tujuan-tujuan berdasarkan keputusan yang telah disepakati bersama. Dalam hal ini, kegiatan operasional sebuah organisasi dibatasi oleh ketetapan yang mengikat berdasarkan kepentingan bersama, sekaligus memenuhi aspirasi anggotanya.
2. Memiliki identitas yang jelas. Organisasi akan cepat diakui oleh masyarakat sekelilingnya apabila memiliki identitas yang jelas. Identitas berkaitan dengan informasi mengenai organisasi, tujuan pembentukan organisasi, maupun tempat organisasi itu berdiri, dan lain sebagainya.
3. Keanggotaan formal, status dan peran. Pada setiap anggotanya memiliki peran serta tugas masing masing sesuai dengan batasan yang telah disepakati bersama.
Jadi, dari beberapa ciri organisasi yang telah dikemukakan kita akan mudah membedakan yang mana dapat dikatakan organisasi dan yang mana tidak dapat dikatakan sebagai sebuah organisasi.

Unsur-unsur Organisasi
Setiap bentuk organisasi akan mempunyai unsur-unsur tertentu, yang antara lain sebagai berikut :
• Sebagai wadah atau tempat untuk bekerja sama.
• Proses kerja sama sedikitnya antara dua orang
• Jelas tugas dan kedudukannya masing-masing
• Ada tujuan tertentu
1. Sebagai Wadah Atau Tempat Untuk Bekerja Sama
Organisasi adalah merupakan suatu wadah atau tempat dimana orang-orang dapat bersama untuk mencapai suatu tujuan yang telah ditetapkan tanpa adanya organisasi menjadi saat bagi orang-orang untuk melaksanakan suatu kerja sama, sebab setiap orang tidak mengetahui bagaimana cara bekerja sama tersebut akan dilaksanakan. Pengertian tempat di sini dalam arti yang konkrit, tetapi dalam arti yang abstrak, sehingga dengan demikian tempat sini adalah dalam arti fungsi yaitu menampung atau mewadai keinginan kerja sama beberapa orang untuk mencapai tujuan tertentu. Dalam pengertian umum, maka organisasi dapat berubah wadah sekumpulan orang-orang yang mempunyai tujuan tertentu misalnya organisasi buruh, organisasi wanita, organisasi mahasiswa dan sebagainya.
2. Proses kerja sama sedikitnya antar dua orang
Suatu organisasi, selain merupakan tempat kerja sama juga merupakan proses kerja sama sedikitnya antar dua orang. Dalam praktek, jika kerja sama tersebut di lakukan dengan banyak orang, maka organisasi itu di susun harus lebih sempurna dengan kata lain proses kerja sama di lakukan dalam suatu organisasi, mempunyai kemungkinan untuk di laksanakan dengan lebih baik hal ini berarti tanpa suatu organisasi maka proses sama itu hanya bersifat sementara, di mana hubungan antar kerja sama antara pihak-pihak bersangkutan kurang dapat diatur dengan sebaik-baiknya.
3. Jelas tugas kedudukannya masing-masing
Dengan adanya organisasi maka tugas dan kedudukan masing-masing orang atau pihak hubungan satu dengan yang lain akan dapat lebih jelas, dengan demikian kesimpulan dobel pekerjaan dan sebagainya akan dapat di hindarkan. Dengan kata lain tanpa orang yang baik mereka akan bingung tentang apa tugas-tugasnya dan bagaimana hubungan antara yang satu dengan yang lain.
4. Ada tujuan tertentu
Betapa pentingnya kemampuan mengorganisasi bagi seorang manajer. Suatu perencana yang kurang baik tetapi organisasinya baik akan cenderung lebih baik hasilnya dari pada perencanaan yang baik tetapi organisasi tidak baik. Selain itu dengan cara mengorganisasi secara baik akan mendapat keuntungan antara lain sebagai berikut :
- Pelaksanaan tugas pekerjaan mempunyai kemungkinan dapat dilaksanakan secara efisien dan efektif
Secara ringkas unsur-unsur organisasi yang paling dasar adalah :
- Harus ada wadah atau tempatnya untuk bekerja sama.
- Harus ada orang-orang yang bekerja sama.
- Kedudukan dan tugas masing-masing orang harus jelas.
- Harus ada tujuan bersama yang mau dicapai.

TEORI ORGANISASI
A. TEORI ORGANISASI KLASIK
B. TEORI ADMINISTRASI
C. MANAJEMEN ILMIAH
• Teori Neo Klasik (teori hubungan atau manusiawi). Menekankan pentingnya aspek psikologi dan sosial karyawan.
• Teori Organisasi Modern. Semua unsur organisasi sebagai satu kesatuan dan saling ketergantungan.


Optik Geometris

Optik geometris atau optik sinar, menjabarkan perambatan cahaya sebagai vektor yang disebut sinar. Sinar adalah sebuah abstraksi atau "instrumen" yang digunakan untuk menentukan arah perambatan cahaya. Sinar sebuah cahaya akan tegak lurus dengan muka gelombang (Inggris:wavefront) cahaya tersebut, dan ko-linear terhadap vektor gelombang.

Menurut prinsip Fermat, jarak yang ditempuh sebuah sinar antara dua buah titik, adalah jarak tempuh terpendek dan tercepat. Sebelumnya, pada tahun 60, Heron dari Alexandria, seorang ahli matematika berkebangsaan Yunani yang tinggal di salah satu propinsi Roma, Ptolemaic Egypt, menjelaskan prinsip refleksi sinar cahaya dengan jarak tempuh terkecil dalam medium dengan beberapa cermin datar.

Ibnu al-Haytham, dalam bukunya Kitab al-Manazir atau Book of Optics pada tahun 1021 memperluas prinsip Heron untuk refleksi dan refraksi dan menetapkan versi pertama principle of least time dengan definisi sinar sebagai aliran partikel energi yang merambat dengan kecepatan konstan pada jarak tempuh yang lurus dengan radiasi ke segala arah. Hanya satu sinar yang terlihat yaitu sinar dengan radiasi tegak lurus terhadap arah pandang mata. Penyederhanaan principle of least time ditulis oleh Pierre de Fermat pada suratnya tanggal 1 Januari 1662, segera mendapat sanggahan oleh Claude Clerselier, seorang ahli optika dan juru bicara ternama golongan Cartesian pada bulan Mei 1662.

Pada masa kini, definisi prinsip Fermat menambahkan jarak tempuh sinar yang stasioner. Optik geometris menjelaskan sifat cahaya dengan pendekatan paraksial dengan penjabaran matematis yang linear, sehingga komponen optik dan sistem kerja cahaya seperti ukuran, posisi, magnifikasi subyek yang dijelaskan menjadi lebih sederhana, diantaranya dengan teknik optik Gaussian dan penelusuran sinar paraksial. Cahaya didefinisikan sebagai partikel yang merambat, yang disebut sinar. Pierre Gassendi pada tahun 1660 membuat proposal teori partikel cahaya.


bookmark

Share |

Entry Popular